Categories
Default

Membidik Pekurban Premium dengan Wagyu

Adalah H. Doni, pria kelahiran Depok, Jabar, penyedia wagyu, sapi Jepang kualitas nomor satu di dunia kepada masyarakat yang hendak berkurban pada Hari Raya Idul Adha tahun ini. Menurut dia, selama ini masyarakat lebih mengenal wagyu hanya dalam bentuk steik tapi tidak mengenal wujud sapi aslinya. “Nah, sekarang kita datangkan supaya masyarakat tidak mengenal dagingnya saja,” ungkapnya ramah kepada AGRINA di Kelapa Dua, Depok, Selasa (8/8).

Sedia Sapi Wagyu

Daging wagyu memang daging sapi mahal. Harga dan kualitasnya sepadan dengan keberadaan marbling alias guratan-guratan lemak putih yang menjadi ciri khas daging ke las premium. Harga dagingnya per kilogram bisa mencapai Rp500 ribu – Rp1 jutaan, tergantung asalnya, dari produksi lokal atau impor. Menurut pemilik nama asli Romdoni itu, perbedaan antara wagyu dan sapi lain bukan pada beratnya, melainkan pada marbling yang tidak mudah ditemukan pada daging sapi lain. Marbling inilah yang saat sampai di mulut terasa gurih dan renyah.

Doni mengaku mematok harga sapi wagyu di kisaran Rp75 juta-Rp250 juta per ekor berdasarkan tingkat marbling yang terkandung dalam tubuh sapi. Jika kadar lemaknya mencapai angka 95, maka harga makin mahal. Ini terjadi karena untuk mendapatkannya butuh waktu cukup lama, yakni 400 hari. Saat bersua AGRINA di Mall Hewan Qurban miliknya, tujuh ekor wagyu sudah terjual dari total 18 ekor yang didatangkan. Alasan lain H. Doni mendatangkan sapi premium tersebut lantaran ada beberapa permintaan dari para pelanggan setianya. “Costumer tanya untuk sediakan sapi wagyu, bisa kita datangkan,” papar pria kelahiran 22 Januari 1965 itu.

Jaminan Halal

Meskipun berasal dari Jepang, H. Doni menjamin wagyu yang ia tawarkan merupakan sapi halal. Indukan wagyu berasal dari Jepang, sedangkan anakan yang sudah lahir dibesarkan dengan perawatan yang berbeda. Wagyu yang ia jual mengonsumsi pakan mengandung konsentrat yang lebih tinggi dibanding sapi lainnya. “Sapi wagyu yang dijual untuk kurban ini halal karena perawatannya sudah di Indonesia. Pola makan pun disesuaikan dengan tata cara muslim,” jelas ayah dari 4 anak ini. Selain menjual sapi wagyu, showroom mobil di sebelah Markas Komando Brimob Kelapa Dua,

Depok yang disulap jadi Mall Hewan Qurban juga menyediakan sapi limosin dan sapi jenis lain dari berbagai daerah di Indonesia. “Ada dari Bali yang memang terkenal sapi Balinya. NTT, NTB, Flores serta dari Pulau Jawa,” paparnya. Total ada 6.500 ekor sapi yang ia sediakan, naik dari tahun sebelumnya yang berjumlah 6.200 ekor. Harga beragam. Ia juga menjual sapi senilai Rp14 juta/ekor. Meskipun paling murah, sapi itu terjamin kualitasnya. “Kami optimis penjualan hewan kurban tahun ini akan meningkat seiring dengan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. Sapi wagyu untuk kurban, siapa berminat?